Penjelasan Dokter Soal Ketindihan Saat Tidur

335

Bagi beberapa orang pernah mengalami ketindihan saat tidur, Selama ketindihan ini terjadi perasaan tubuh kaku dan sulit untuk bergerak akan tetapi masyarakat di Indonesia sering mengaitkannya dengan hal mistis. Simak terus artikel tentang Penjelasan Dokter Soal Ketindihan Saat Tidur

Ketindihan juga pernah diteliti dalam dunia medis. dan dalam dunia medis ketindihan dikenal dengan istilah sleep paralysis.

Patria, selaku humas Rumah Sakit Awal Bros menjelaskan bahwa ia mengaku pernah merasakan dan mengalami sleep paralysis, yakni tubuhnya tidak bisa bergerak tetapi matanya sedikit terbuka dan pikiran dalam keadaan sadar.

“Pas itu mungkin dalam keadaan capek ya. Baru siap olahraga, lelah jadi langsung tidur,” katanya.

“Baru sekali merasakan ini. Mau gerak susah, sudah sadar kok. Hanya badan gak bisa bergerak, sebentar aja sih memang. Habis itu normal lagi,” ungkapnya.

Penjelasan Dokter Soal Ketindihan Saat Tidur

Dr Syed Muhammad Hariz, dokter umum Rumah Sakit Awal Bros mengatakan, sleep paralysis biasanya terjadi pada usia muda dan dipengaruhi gaya hidup kurang sehat yang terjadi pada kehidupan sehari-hari.

“Penyebabnya ada banyak, biasanya karena faktor kelelahan, kurang tidur, banyak konsumsi cafein, stres, makan berlebih tiga jam menjelang tidur, dan beraktivitas berlebihan empat jam menjelang tidur,” kata dr Syed, Jumat (25/5/2018).

“Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ketindihan ini bisa terjadi saat akan tidur dan akan bangun tidur. Karena otak sudah mulai bekerja tetapi tubuh belum merespon perintah dari otak, sehingga tubuh terasa sulit untuk digerakkan” ungkapnya.

Mengapa tidur ketindihan dianggap mistis dan menakutkan?

Sleep paralysis dihubungkan dengan mistis dan bagi sebagian orang hal ini dianggap menakutkan karena biasanya yang terjadi adalah berhalusinasi saat sleep paralysis, otak bekerja saat kembali mengingat memori lama tentang tidur ketindihan.

“Jadi saat sleep paralysis kita tidak perlu panik. Karena ini terjadi hitungan detik hingga menit. Usahakan tenang, dan gerakan saraf saraf yang ringan. Mulai saraf bola mata, tangan, hingga saraf dan otot yang besar,” ujarnya.

Dr Syed Muhammad Hariz juga menambahkan bahwa Sleep paralysis akan didapatkan bagi kamu yang mempunyai gaya hidup yang kurang sehat. Saat terjadi sleep paralysis anda tidak perlu cemas. Tetapi jika itu terjadi terlalu sering maka baiknya dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

Tips Mencegah Tidur Ketindihan atau Sleep Paralysis

1. Usahakan tidur di tempat yang senyaman mungkin
2. Tidur yang baik di ruangan yang minim cahaya
3. Usahakan tidak makan tiga jam sebelum tidur
4. Usahakan tidak beraktivitas terlalu berat empat jam sebelum tidur
5. Tidur cukup 6-8 jam sehari, lakukan secara rutin
6. Berdoa sebelum tidur pastinya

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Pernah Ketindihan saat Tidur? Ternyata Ini yang Sebenarnya Terjadi, http://batam.tribunnews.com/2018/05/27/pernah-ketindihan-saat-tidur-ternyata-ini-yang-sebenarnya-terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here