Perbedaan HIV dan AIDS Beserta Langkah Pengobatan Bagi Penderita HIV

1181
Perbedaan HIV dan AIDS Beserta Langkah Pengobatan Bagi Penderita HIV

Perbedaan HIV dan AIDS Beserta Langkah Pengobatan Bagi Penderita HIV – Jika anda berfikir atau merasa bahwa diri anda memiliki resiko terinfeksi oleh virus HIV,  maka jalan satu-satunya agar anda mengetahuinya adalah dengan melakukan tes HIV beserta konseling. Untuk melakukan tes HIV, anda harus mendatangi klinik atau Rumah Sakit terdekat. Dengan mengikuti tes ini maka anda akan mengetahui tubuh anda terinfeksi atau tidak.

Adapun layanan tes HIV dan konseling ini disebut dengan nama VCT (Voluntary Counseling and Testing) atau KTS (Konseling dan Tes HIV Sukarela). Tes ini bersifat sukarela dan sifatnya rahasia. Setelah hasil diagnose tes HIV ini sudah keluar, maka akan dibahas bagaimana cara menghadapi hasil tes HIV jika terbukti positif beserta langkah pengobatan bagi penderita HIV.

Tes HIV yang dilakukan berupa tes darah supaya dapat memastikan ada atau tidaknya virus HIV di dalam sampel darah. Adapun tes HIV ini biasanya akan diulang satu hingga tiga bulan setelah seseorang melakukan perbuatan yang dicurigai bisa membuatnya terinfeksi HIV.

Berdasarkan catatan sehatdanbahagia.com. Ada beberapa tempat yang memberikan layanan dalam melakukan tes HIV atau anda juga dapat menanyakan langsung pada rumah sakit atau klinik – klinik terdekat. Terdapat beberapa yayasan yang peduli terhadap HIV di Indonesia di antaranya sebagai berikut:

  • Komunitas AIDS Indonesia

  • ODHA Indonesia

  • Himpunan Abiasa

  • Yayasan Spiritia

  • Yayasan Orbit

  • Yayasan AIDS Indonesia

Pemerintah juga tidak mau ketinggalan, Pemerintah Indonesia juga menyediakan lembaga khusus untuk menangani HIV/AIDS yaitu Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN).

Jika terbukti hasil diagnosa tesnya positif, Maka anda akan dirujuk menuju klinik atau rumah sakit khusus HIV. Beberapa tes darah lainnya juga akan dibutuhkan untuk memastikan. Dokter akan menjelaskan dampak dari HIV kepada sistem kekebalan tubuh anda. Biasanya anda juga bisa membicarakan perihal pilihan penanganan yang bisa dilakukan.

Perbedaan HIV dan AIDS Beserta Langkah Pengobatan Bagi Penderita HIV

Apa sih perbedaan HIV dan AIDS,? Banyak orang yang masih bertanya-tanya tentang perbedaan kedua singkatan ini. Ada sebagian orang juga menganggapnya HIV dan AIDS merupakan suatu kondisi yang sama. Padahal, Aktualnya HIV dan AIDS merupakan suatu diagnosis yang berbeda. Kepanjangan dari HIV adalah Human Immunodeficiency Virus, merupakan suatu virus mematikan yang dapat menyebabkan sebuah kondisi yang disebut AIDS.

Jika HIV adalah virusnya yang menyebabkan infeksi terhadap antibodi, maka AIDS adalah kondisinya yang disebabkan oleh virus tersebut. Dengan kata lain jika seseorang terinfeksi virus HIV dapat membuat seseorang tersebut mengalami AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome).

AIDS terjadi ketika virus HIV sudah menyerang antibodi dan menyebabkan kerusakan parah yang dapat menyebabkan kematian. Adapun kondisi ini sangat kompleks dan bervariasi pada setiap penderitanya.

Sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan total pada seseorang yang terinfeksi HIV/AIDS. Akan tetapi obat yang ada saat ini dapat memperlambat  penyebaran dan pertumbuhan virus ini di dalam tubuh penderitanya. Obat ini dinamakan anti-retroviral. Jika tanpa dilakukannya pengobatan, maka dipastikan semua orang dengan HIV akan jatuh ke dalam kondisi AIDS. Jika seseorang mengetahui dirinya terinfeksi virus HIV maka segerakan melakukan pengobatan. serta komitmen untuk mengikuti aturan dalam meminum obat.

Komitmen, Konsistensi dari pasien amatlah penting dikarenakan obat anti-retroviral ini diminum seumur hidup dan sekalinya tidak patuh terhadap prosedur pengobatan, maka ditakutkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Saat ini para peneliti yang terdiri dari para ilmuwan dari berbagai negara sedang melakukan penelitian dan mengembangkan vaksin HIV. Dua jenis utama dari vaksin HIV yang saat ini sedang diteliti adalah vaksin yang berguna untuk terapi dan pencegahan.

Dengan mengkonsumsi obat anti-retroviral, seorang ibu yang terinfeksi HIV yang sedang hamil tidak akan menularkan kepada bayi yang dikandungnya. Namun, sebaiknya, seseorang yang mengidap HIV perlu berkonsultasi khusus kepada dokter untuk merencanakan persalinan sampai dengan metode yang tepat untuk melahirkan dan memberikan ASI. (dr. Ursula Penny)

Walaupun belum ada obat yang dapat menghilangkan HIV sepenuhnya, akan tetapi langkah pengobatan HIV yang ada sekarang sudah cukup efektif. Pengobatan yang dilakukan bisa memperlambat penyebaran virus dan memperpanjang hidup sipenderita HIV.

Obat-obatan yang diberikan dalam bentuk tablet yang dikonsumsi sipenderita setiap hari dan juga akan melakukan hidup sehat setiap harinya juga seperti makan makanan sehat, tidak boleh merokok, mendapatkan vaksin dan lain sebagainya.

Tanpa pengobatan ini tubuh seseorang yang telah terinfeksi HIV akan menurun drastis. Dan mereka cenderung menderita penyakit yang membahayakan nyawa seperti kanker. Hal ini dikenal sebagai HIV stadium akhir atau penyakit AIDS.

Nah, itu dia Perbedaan HIV dan AIDS beserta Langkah Pengobatan Bagi Penderita HIV yang dapat anda jadikan pedoman. Sehatdanbahagia.com juga tidak lupa mengingatkan kepada anda salah satu cara terbaik untuk mencegah virus HIV masuk kedalam tubuh anda adalah dengan menghindari hubungan seks yang secara tidak aman, dan jangan pernah berbagi jarum dengan orang lain karena kita tidak tau seseorang yang berbagi jarum dengan anda sehat atau tidak. Mulailah melakukan hidup sehat karena memiliki hidup sehat dan bahagia merupakan hal yang tidak ternilai harganya.

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here